Rakyat, Sosok yang Lentur

Perjalanan sejarah bangsa menunjukkan bahwa rakyat adalah aktor paling lentur dalam menghadapi perubahan lingkungan, terutama ekonomi. Ketika krisis menghambatam Indonesia Juli 1997, para ekonom meramalkan bahwa Republik ini akan ambrukk 4 bulan kemudian. Tetapi, ramalan itu tidak terbukti. Rakyat dengan caranya sendiri, bergerak secara tidak liner sehingga sayur mayur, buah-buahan, kerajinan tangan, dan industri rumah tangga lain tidak pernah sepi dari pasar. Ekonomi tetap tumbuh mrdki perlahan pada kisaran 3-4%. Tetapi semua itu menjadi cermin bahwa bangunan ekonomi rakyat begitu lentur.
Dengan tingkat kelenturan sosok rakyat seperti itu, jika seorang pemimpin jeli melihat getaran hati nurani rakyatnya, maka tidak sulit baginya untuk mengukir gairah rakyat. Saya percaya, jika rakyat ditanya tentang keinginan merek ayang paling tinggi, akan dijawab, “Kami rakyat, ingin sebuah mimpi.” Dengan mimpi kebanggaan sebagai bangsa dapat dibangun dan kesejahteraan rakyat dapat dikejar.
Negara ini perlu membangun mimpi. Tanpa sebuah mimpi, resultan kebijakan yang diambil pemerintah akan lemah karena rakyat tidak bergairah. Malaysia membangun mimpinya melalui “Truly Asia”, Singapura melalui “Kiasu.”
Bung Karno pernah memimpin bangsa ini, salah satunya:”Bukan bangsa kuli.” Jika ini tetap kita dambakan sebagai mimpi, maka konsekeunsinya adalah seluruh sumber daya politik dan ekonomi harus dipertaruhkan untuk pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan dan program lain yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi fokus bersama (pemerintah dan swasta).
Jadi, kenalkan saya, “Rakyat, sosok yang lentur.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s