Nasseri dan Terminal

Ada seseorang bernama Mehran Karimi Nasseri. Ia lahir di Iran, pada 1942. Ayahnya seorang Iran asli, seorang dokter yang bekerja untuk perusahaan minyak milik Iran dan Inggris. Ibunya, demikian dikatakannya, seorang perawat dari Skotlandia. Pada 1971, ia diusir dari Iran karena aktif menentang kekuasaan Shah Iran. Setelah ikhtiar yang lama dan susah, ia mendapat bantuan Komisi PBB urusan pengungsi: ia diberi kesempatan jadi emigran di Belgia.
Tapi pada 1986 ia memutuskan akan tinggal di Inggris. Ia merasa berhak karena ibunya warga negara itu. Dua tahun kemudian ia berangkat. Apa lacur, di Paris tasnya dicuri orang. Semua dokumennya, juga paspornya, hilang. Tapi ia nekat. Ia tetap berangkat dengan pesawat ke London. Di Heathrow, tanpa paspor, ia tak boleh masuk. Ia dikembalikan ke Paris. Menurut hukum ia, dengan tiket yang utuh, boleh masuk ke Bandara Charles de Gaulle. Tapi dari sana ia tak bisa keluar; ia tak punya visa untuk Prancis. Juga ia tak punya negara lagi. Belgia juga menolaknya, sebab menurut hukum negeri itu seorang emigran yang sudah pindah ke negara lain tak bisa kembali sebagai penduduk.
Nasseri akhirnya hidup di Terminal Satu Bandara Charles de Gaulle selama 17 tahun”dan kisahnya digubah jadi sebuah film Prancis, Tombas du ciel (“Yang Jatuh dari Langit”, 1994), dan film Hollywood, Terminal (2004), dengan Tom Hanks sebagai orang yang terdampar, bernama Viktor Navorski, dari negeri Krakozhia, yang pemerintahannya berganti dan tak diakui dunia.
Ia tak boleh masuk. Ia tak boleh keluar. Ia bebas. Tapi ia tak merdeka. Tragis, tapi juga lucu. Apakah hak-hak manusia adalah hak warga negara? Ataukah hak warga negara adalah hak-hak asasi manusia?
Status Nasseri mengharuskan kita berpikir: perbedaan antara “manusia” dan “warga negara” justru membuka jalan seseorang untuk jadi subyek perjuangan politik yang menggugat tatanan yang bisa membuat orang terdampar di luar kehendaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s