Karisma Aktor yang Memikat Fotografer

Baru saja usai menonton film Life. Sebuah film drama biografi yang disutradarai oleh Anton Corbijn dan naskah ditulis oleh Lukas Davies. Dirilis pada 2015 kemarin, film ini didasarkan pada kisah nyata persahabatan fotografer majalah Life Dennis Stock (1924-2010) dan aktor Hollywood James Dean (1924-1955). Stock diperankan oleh Robert Pattinson  dan  James Dean diperankan oleh Dane DeHaan.

James Dean adalah aktor Hollywood pertama dan satu-satunya yang memperoleh penghargaan Academy Award sebagai aktor terbaik secara anumerta dan bertahan hingga kini. Penghargaan Academy Award, yang kondang dijuluki “Oscar” sendiri untuk pertama kali diberikan pada 16 Mei 1929 dan disiarkan oleh televisi pertama kali pada tahun 1953. Ini merupakan penghargaan terhadap capaian prestasi insan perfilman.

James Dean menjadi ikon perilaku remaja yang kecewa terhadap keadaan dan frustasi terhadap kerenggangan sosial yang terjadi pada masa itu. Filmya yang terkenal adalah Rebel Without a Cause (1955), East of Eden (1955), dan Giant (1956). Dean hanya tampil menonjol dalam ketiga film itu, menyusul kematiannya dalam usia belia karena kecelakaan mobil pada 1955. Aspek publikasi Rebel dan East menjadi salah satu bagian cerita dalam Life.

Akan tetapi, sebagai sebuah biografi, film menceritakan pengalaman Stock sebagai seorang wartawan foto dan kelak terkenal juga sebagai fotografer dokumenter.

Kisah diawali dengan bergabungnya Stock ke dalam agen Magnum Photos. Ia diberikan tugas untuk mengambil foto Dean, sebelum rilis film East. Dean digambarkan tidak begitu tertarik dengan tawaran pengambilan foto tersebut, walau Dean sendiri harus berjuang mati-matian menghasilkan gambar terbaik. Stock bekerja di tengah tekanan agen dan buruknya persoalan keluarga yang dialaminya di Los Angeles. Relasi dengan Dean akhirnya terbangun dan kemudian ia terlibat perjalanan ke Hollywood New York, dan Indiana.

Dean sendiri ketika itu belum merupakan aktor yang terkenal akan tetapi Stock bersikeras melihat sisi karismatis tersendiri yang harus ditampilkan. Stock dalam Life digambarkan sulit melepaskan imajinasinya mengenai sosok Dean.

Stock dalam perjalanan tersebut berhasil mengambil serangkaian foto Dean hanya beberapa bulan sebelum kematian aktor yang tengah naik daun tersebut.

Dalam Life digambarkan bagaimana secara spontan Stock mengambil foto terhadap Dean dengan mengambil latar belakang di Times Square New York. Foto ini lantas menjadi ikon gambaran seorang artis muda yang meraih sukses. Dalam foto, Dean digambarkan berjalan di tengah hujan rintik-rintik sembari menyulut rokok, sebuah penggambaran sempurna untuk masa-masa kelabu yang dihadapi galibnya kaum muda ketika itu. Kelak foto ini menghiasi sejumlah galeri ternama dan menjadi gambar yang paling banyak dicetak ulang usai Perang Dunia II.

Pada tahun 1957-1960, Stock kemudian mengabadikan foto para musisi jazz, seperti Louis Armstrong, Billie Holiday, Sidney Bechet, Gene Krupa, dan Duke Ellington serta Miles Davis. Banyak diantara foto-foto itu dipublikasikan di majalah Jazz Street.

Pada 1962, Stock memperoleh penghargaan kompetisi foto internasional di Polandia. Tahun 1968, Stock keluar dari Magnum Photos dan mencoba peruntungan untuk membentuk perusahaan sendiri, Visual Objectives.

Stock meninggal dunia karena kanker di Florida pada Januari 2010.