US$ 40 miliar untuk Saingan Terusan Panama

Nicaragua Canal

Lebih dari 150 tahun yang lalu, pengusaha AS dan politisi berangan-angan penciptaan terusan melalui tanah genting Nikaragua yang akan menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik. Sekarang, menurut pejabat Nikaragua, apa yang  diinginkan oleh orang Amerika  seperti juga direncanakan oleh keluarga Vanderbilt (dan kemudian mantan Presiden Theodore Roosevelt) akan diwujudkan oleh konsorsium China.

Pada Kamis (13/6) pekan lalu, Presiden Nikaragua Daniel Ortega begitu gigih memperjuangkan sebuahundang-undang sensasional yang akan memberikan konsesi 50tahun kepada sebuah perusahaan Cina untuk “merancang, mengembangkan,  membiayai, membangun, memiliki, mengoperasikan, memelihara dan mengelola  megaproyek Terusan Nikaragua. Diperkirakan  proyek itu akan menelan biaya US$ 40 miliar, itu termasuk  TerusanInteroseania, pipa minyak,  dan terusan Interoseania “kering” (jalur kereta api, dua pelabuhan laut, dua bandara internasional dan serangkaian zona perdagangan bebas).  Terusan itu akan berukuran sekurang-kurangnya 2 kali lipat  Terusan Panama sehingga lebih luas  guna mengakomodasi generasi terbaru dari supertanker. Seorang eksekutif yang mewakili perusahaan menyarankan bahwa itu akan menjadi proyek tersebut terbesar dalam sejarah Amerika Latin.

Belum ada informasi yang diketahui oleh publik mengenai rute yang diusulkan dari Terusan Nikaragua,  jangka waktu untuk mengerjakan,  analisis dampak lingkungan terhadap ekosistem, atau siapa yang akan membiayai proyek tersebut. Pemerintah an Ortega menegaskan proyek ini akan menjadi  faktor pengubah bagi negara dan daerah. Paul Oquist, penasihat pribadi Ortega untuk kebijakan pembangunan nasional, mengatakan proyek kanal akan memungkinkan Nikaragua untuk melipatgandakan pertumbuhan ekonomi untuk dua digit dan  kali lipat lapangan kerja formal di negara itu dalam 4 tahun ke depan. Pemerintah mengklaim proyek ini akan memberantas kemiskinan di negara termiskin kedua di belahan bumi dan tidak akan mengurangi semangat “revolusi sosial dan ekonomi.”

RUU otorisasi konsesi telah disampaikan kepada Kongres Nikaragua pekan lalu, hanya beberapa hari menjelang pertemuan di California antara Presiden Barack Obama dan Presiden Cina, Xi Jinping. Sebelum tiba di AS, Xi telah mengunjungi 3 negara di Amerika Latin, termasuk Meksiko,  mengguyur kawasan itu dengan  kontrak konstruksi baru, kesepakatan energi dan pakta perdagangan. China adalah investor paling cepat berkembang di Amerika Latin, dengan perusahaan negara yang membenamkan modal dalam proyek-proyek bernilai miliaran dolar di kawasan yang olehWashington telah lama dilihat sebagai halaman belakang. Meningkatnya ukuran agresifitas China baru-baru ini mendorong Presiden Obama melaksaakan langkah-langkah diplomatik.

Walaupun demikian, Nikaragua  bukanlah  tempat yang memungkinkan untuk memperluas pengaruh geopolitik Beijing. Sejumlah negara di kawasan Amerika Tengah masih  mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan, yang oleh  Beijing masih dianggap sebagai provinsi yang membangkang. Perusahaan Cina yang diberi konsesi  Terusan Nikaragua tersebut, HK Nikaragua Canal Development Investment (HKND-Group)  merupakan sebuah perusahaan asing yang baru saja terdaftar di Kepulauan Cayman dan seharusnya berbasis di Hong Kong  akan tetapi tampaknya tidak memiliki hubungan langsung ke pemerintah China termasuk berpengalaman dalam mengelola  proyek-proyek infrastruktur internasional.  Tak ada juga tanda-tanda bahwa Nikaragua akan mengikuti jejak Kosta Rika di tahun 2007 yang memutuskan hubungan dengan Taiwan dalam mendukung investasi dari daratan Cina. CEO perusahaan tersebut, Wang Jing, adalah konglomerat telekomunikasi Cina. Perusahaan Wang Jing tersebut memproduksi telepon seluler  merek Xinwei. Oleh sebab itu, Wang mengatakan  bahwa sebagai perusahaan nirkabel, pihaknya  hanya akan menerima konsesi telekomunikasi layanan penuh untuk beroperasi di Nikaragua, didedikasikan untuk “kemajuan peradaban dunia” dan “akan menjadi legenda.” Akan tetapi selain biografi resminya, sedikit yang diketahui tentang Wang. Dia telah mengunjungi Nikaragua hanya sekali dengan menunjukkan wajah tanpa senyum saat bertatap muka dengan Presiden Ortega September  tahun lalu.

Saat ini, tidak jelas  dari mana kebutuhan dana sebesar US$ 40 miliar (kira-kira 4 kali lipat PDB Nikaragua) akan dipenuhi. Ortega telah bersemangat melempar proyek  tersebut kepada setiap pemerintah yang dikunjunginya: Amerika, Eropa, Asia dan Timur Tengah. HKND sendiri mengatakan bahwa pihaknya akan berharap untuk menarik dana tambahan dari investor lain.

Uang bukan satu-satunya persoalan. Pemerhati lingkungan – termasuk penasihat di sekitar Ortega  sudah memperingatkan bahwa proyek  itu berpotensi untuk menimbulkan bencana bagi pasokan air  ke negara itu, termasuk  menggerus  Danau Nikaragua, yangdianggap sebagai sumber utama air minum bagi Amerika Tengah dalam beberapa dekade yang akan datang. Sementara itu, José Adan Aguerri, Ketua Kamar Dang dan Industri Nikaragua, memperingatkan bahwa setiap pemilik  tanah akan “tersingkir” dalam pengadaan lahan untuk proyek tersebut.  Apabila jalur terusan itu diwujudkan, semua orang memiliki lahan di atas di zona kanal dan beresiko diambil alih sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum yang dapat membawa membekukan iklim investasi Nikaragua.

Kelompok masyarakat sipil juga khawatir bahwa Ortega  serta Partai Sandinista dan mitra bisnis Cina baru mereka berniat untuk meluncurkan gagasan privatisasi di tengah Nikaragua – salah satu hal yang akan diatur untuk 50 sampai 100 tahun ke depan dengan Komisi Canal gadungan mereka, terlepas siapa yang kelak berkuasa di Managua. “Nikaragua tidak untuk dijual. Nikaragua milik semua  bangsa  dan bukan milik pribadi Ortega dan keluarganya, “begitu bunyi pernyataan yang ditandatangani oleh 21 organisasi masyarakat sipil.

Tetapi seperti pertanyaan mengenai pembiayaan, begitu pula sinisme pun bermunculan. Nikaragua telah lama berusaha untuk meningkatkan posisi geografisnya yang unik, namun kekacauan politik yang telah berlangsung lebih dari satu abad merupakan akar kegagalan dari rencana tersebut. Hal ini juga diperhatikan para pendukung Cina saat ini  yang sanksi apakah mitra baru itu tidak akan memiliki dorongan yang sama dan keangkuhan sebagai orang Amerika yang mulai membangun Terusan Panama pada tahun 1904 hanya setelah Washington telah ikut campur dengan politik regional dan mengirim dalam sebuah kapal perang lengkap dengan marinir bersenjata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s