LAGU DALAM BUKU

Buku ini berserakan untuk dibagi gratis ketika Jambore Nasional 1981 sekaligus Jambore ke 6 Asia Pacific. Semua penggalang mendapatkan. Lagu Wajib seperti Indonesia Raya, lagu nasional hingga lagu daerah parkir di buku ini. Not balok serta lyric lagu tertera jelas di buku ini. Tentunya ini menggambarkan pula kepada khalayak, bahwa pramuka dalam mendidik para anggotanya tetap mengedepankan “Prinsip Dasar Metodik” yang dimilikinya. Nyanyian adalah bagian dari itu semua dalam mengembangkan semangat, juga membangun jiwa agar cerdas hati, karena lyric lagu tidak hanya membangun semangat, kadang juga mengembangkan jiwa mengasah cerdas emosi.

Di masyarakat pada masa lalu, lagu anak-anak (anak = bocah) sangat digemari. Bagi mereka ini adalah permainan yang murah, mudah dan menyenangkan. Di samping itu pada masa tersebut belum banyak jenis dan model permainan seperti saat ini. Anak-anak zaman itu juga masih mempunyai waktu luang yang sangat banyak.

Serat Lagu Bocah-bocah

Buku ini memuat berbagai macam lagu anak-anak, dengan keterangan cara bermain atau memainkannya. Jadi pemain tidak hanya menyanyi atau melagukan saja, tetapi juga melakukan gerakan-gerakan tertentu sesuai jenis lagunya. Berbagai permainan anak dengan lagu ini banyak yang hampir tidak terdengar lagi kini. Seperti bothekan, pring-pring celumpring, kembang manggar dan lain-lain.

Buku ini sebenarnya kurang sesuai apabila diberi judul “Serat Lagu Bocah-bocah”. Hal ini disebabkan buku ini juga memuat jenis permainan yang tidak memakai lagu. Misalnya benthik, macanan, gatheng, dan bas-basan. Lebih sesuai apabila diberi judul “Dolanan Bocah”.

Di masa akhir 1940-an, sekian penggubah lagu bocah muncul. Mereka telah berikhtiar memberi penghiburan, memaknai Indonesia dengan kata dan suara. Aku merasa perlu menghormtai mereka. Lagu-lagu itu pernah ada, sekarang tak dilantunkan lagi. Lagu bocah terlupakan.

Lagu-lagu itu termuat di buku Sekarwangi (Njanjian untuk Anak-Anak) terbitan Kementerian Pengadjaran dan Kebudajaan Republik Indonesia, 1950. Buku ini memuat lagu-lagu dari Sajembara Kementerian P.P.K. 1949. Di masa revolusi, pemerintah mengadakan program untuk lagu bocah? Hebat! Revolusioner! Apakah Kemendikbud RI masih mengadakan program lagu bocah? Mereka masih lelah, usai mengadakan Kongres Kebudayaan di Jogjakarta dan Kongres Bahasa Indonesia di Jakarta.

Sekarwangi 1

Sambutan dari kementerian P.P.K.: “Terbanjak diantaranja, lagu-lagu kedaerahan. Sesungguhnja, ini adalah maksud kementerian jaitu, supaja lagu-lagu kedaerahan terpelihara. Dan dengan demikian rasa kebangsaan diantara semua golongan penduduk Indonesia tetap erat dan kokoh.” Tujuan mulia. Aku kagum dan salut. Lagu demi keindonesiaan. Eh, masih ada lanjutan keterangan: “Oleh sebab itu harapan kami tak lain, moga-moga buku ini akan memuaskan hati anak-anak kita dan membimbingnja kearah persatuan jang bulat rakjat Indonesia.

Buku Sekarwangi adalah dokumentasi imajinasi Indonesia dalam lagu-lagu bocah. Buku terbitan 1950-an menjadi rujukan untuk mengerti pemaknaan Indonesia bagi bocah, dilantunkan dalam keriangan dan sukacita. Lagu-lagu itu mungkin tak dilantunkan lagi di abad XXI meski pernah ada. Orang-orang telah melupakan.

Lagu? Aku ingin menunda urusan lagu dangdut. Aku ingin mengenang lagu-lagu nasionalis dari masa lalu.  Lagu-lagu itu termuat di buku berjudul Indonesia Djaja (Liem Tiat Sien, 1951). Buku cuma setebal selusin halaman, berisi lagu-lagu ciptaan Prawit.

IMG_0003

Ada 12 lagu gubahan Prawit di buku Negara Djaja, lagu-lagu berjudul agung: Mars Diponegoro, Rasa Kebangsaan, Hari Pahlawan, Bersatulah, Hari Angkatan Perang, Hari Gagahnja Gagah, Pahlawan, Tanah Airku, Genderang Djaja, Indonesia Pusaka, Kesadaran Ra’jat, Mengheningkan Tjipta. Selusin lagu, aku cuma mengerti dan sering melantunkan untuk lagu berjudul Mengheningkan Tjipta. Lirik terkenal di lagu Mengheningkan Tjipta: “Dengan seluruh angkasa raja memudja pahlawan negara…” Lagu itu sering diperdengarkan di upacara dan peristiwa tabur bunga di taman makam pahlawan. Lagu-lagu lain?

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s